SMP ST IGNASIUS adalah sebuah sekolah dibawah Yayasan Perguruan Katolik Seri Amal yang berlokasi di Jalan Karya Wisata No. 6, Gedung Johor, Medan Johor.
Sekolah ini berdiri sejak 2008 dan telah mendapat akreditasi A pada tahun 2012, SMP ST Ignasius memiliki kelebihan dari sekolah lain yaitu menerapkan kurikulum nasional berbarengan dengan kurikulum Entrepreneurship yang berbasis lingkungan.
Saat ini SMP ST IGNASIUS dimpimpin oleh Bapak Drs. Marugan Simbolon sebagai Kepala Sekolah dan didampingi oleh Ibu Lydia Pinem, S.Pd sebagai wakilnya.
Hingga saat ini sekolah yang telah mendapat status “Sekolah Adiwiyata Kota Medan” ini telah banyak mendapat prestasi.
Sekolah ini juga menerapkan sistem full-day school untuk mengasah bakat anak didik, sehingga setelah peserta didik tamat dari SMP ST IGNASIUS diharapkan mereka mampu bersaing dengan masyarakat luar.

Makna Logo SMP St. Ignasius Medan
Logo SMP St. Ignasius Medan merupakan identitas visual yang menggambarkan semangat pendidikan Katolik di bawah naungan Perguruan Katolik Yayasan Seri Amal. Logo ini memuat nilai iman, ilmu, karakter, pelayanan, dan pembentukan pribadi peserta didik sebagai Imago Dei, yaitu citra Allah yang berharga, unik, dan memiliki potensi untuk bertumbuh serta menjadi berkat bagi sesama.
1. Bentuk Lingkaran
Bentuk lingkaran melambangkan kesatuan, kebersamaan, dan kesinambungan dalam komunitas pendidikan. SMP St. Ignasius dipahami sebagai rumah belajar yang merangkul peserta didik, guru, tenaga kependidikan, orang tua, yayasan, dan masyarakat dalam satu gerak pendidikan yang utuh.
Lingkaran juga menggambarkan komitmen sekolah untuk mendampingi peserta didik secara berkelanjutan, bukan hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan iman, karakter, kreativitas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.
2. Warna Biru
Warna biru pada logo melambangkan keteguhan, kepercayaan, kedalaman ilmu, dan kesetiaan dalam pelayanan pendidikan. Biru menjadi simbol semangat sekolah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, tertata, dan dapat dipercaya oleh peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
Dalam konteks visi sekolah, warna biru juga mencerminkan komunitas belajar yang berusaha membentuk pribadi yang berkualitas dan memiliki daya juang.
3. Warna Kuning
Warna kuning melambangkan terang, sukacita, harapan, dan semangat bertumbuh. Kuning menggambarkan sekolah sebagai ruang yang menerangi akal budi dan hati peserta didik agar mampu menemukan potensi dirinya.
Warna ini sejalan dengan semangat Imago Dei, bahwa setiap peserta didik memiliki martabat, talenta, dan panggilan untuk berkembang menjadi pribadi yang baik, kreatif, dan berguna bagi sesama.
4. Warna Oranye
Warna oranye pada lingkar luar melambangkan semangat, keberanian, kreativitas, dan daya cipta. Warna ini sangat sesuai dengan identitas SMP St. Ignasius sebagai sekolah yang menumbuhkan jiwa entrepreneurship.
Oranye menggambarkan peserta didik yang didorong untuk berani mencoba, berkarya, berpikir kreatif, menemukan solusi, dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat.
5. Buku Terbuka
Gambar buku terbuka melambangkan ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, pembelajaran, dan keterbukaan hati untuk terus belajar. Buku menjadi simbol bahwa SMP St. Ignasius adalah tempat peserta didik dibimbing untuk mengenal ilmu, mengembangkan nalar, dan membangun karakter.
Buku yang terbuka juga menggambarkan semangat belajar sepanjang hayat, di mana peserta didik diajak untuk terus bertumbuh secara intelektual, spiritual, sosial, emosional, dan ekologis.
6. Simbol Alfa dan Omega
Huruf Alfa (Α) dan Omega (Ω) melambangkan Tuhan sebagai awal dan akhir dari seluruh kehidupan. Dalam pendidikan Katolik, simbol ini menegaskan bahwa seluruh proses pendidikan berakar pada iman, nilai kasih, dan penghargaan terhadap martabat manusia.
Makna ini menguatkan slogan IMAGO DEI, bahwa setiap peserta didik adalah citra Allah yang harus dihargai, didampingi, dan diberdayakan agar mampu berkembang sesuai talenta yang dimilikinya.
7. Tulisan YSA
Tulisan YSA merupakan singkatan dari Yayasan Seri Amal, yang menaungi karya pendidikan SMP St. Ignasius. YSA menjadi simbol komitmen yayasan dalam menghadirkan pendidikan Katolik yang membentuk pribadi beriman, berkarakter, peduli, dan siap melayani.
Keberadaan YSA dalam logo menunjukkan bahwa sekolah berjalan dalam semangat pelayanan, pembinaan iman, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemberdayaan peserta didik.
8. Tulisan SMP St. Ignasius Medan
Tulisan SMP St. Ignasius Medan menegaskan identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan Katolik tingkat menengah pertama yang hadir di Kota Medan. Nama St. Ignasius menjadi inspirasi semangat belajar, kedisiplinan, ketekunan, pelayanan, dan pencarian kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Makna Keseluruhan
Secara keseluruhan, logo SMP St. Ignasius Medan melambangkan sebuah komunitas pendidikan Katolik yang memandang setiap peserta didik sebagai IMAGO DEI: pribadi yang bernilai, unik, dan memiliki potensi untuk bertumbuh.
Melalui pendidikan yang berkualitas, berjiwa entrepreneurship, berwawasan lingkungan, dan berkarakter Pelajar Pancasila, SMP St. Ignasius Medan berkomitmen membentuk peserta didik yang beriman, cerdas, kreatif, inovatif, peduli, dan siap menjadi berkat bagi sesama.