Blog Details
Penutupan SEC 10, Menanam Integritas, Mengasah Kreativitas, dan Menyatukan Kolaborasi
- Holong Nainggolan, S.Kom
- 16-02-2026
Puncak perayaan Stignas Entrepreneurship Competition (SEC) ke-10 tahun 2026 sukses digelar dengan penuh kemeriahan di kompleks Ignasius Group. Mengusung tema “Menanam Integritas, Mengasah Kreativitas, dan Menyatukan Kolaborasi,” ajang tahunan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membentuk karakter mandiri siswa sejak usia dini.
Lautan Prestasi: Ribuan Peserta Beradu Bakat
Ketua Panitia, Ibu Evi Daniati Purba, S.Pd.Gr., dalam laporannya menyampaikan antusiasme luar biasa dari para peserta yang berasal dari Kota Medan hingga luar kota. Berikut adalah statistik kompetisi tahun ini:
• Olimpiade Akbar: Diikuti oleh 1.019 peserta mulai dari tingkat TK hingga SMA.
• Perlombaan Futsal: Melibatkan 76 tim dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
• Perlombaan Poster Mini: Diikuti oleh 122 peserta tingkat TK dan SD.
• Business Plan Competition: Diikuti oleh 45 tim inovator muda yang mempresentasikan ide bisnis kreatif mereka.
Pesan Penting dari Para Tokoh dan Narasumber
Acara penutupan ini diperkaya dengan berbagai perspektif berharga mengenai masa depan pendidikan dan karier anak:
1. Ibu Evi Daniati Purba (Ketua Panitia): Beliau menegaskan bahwa SEC adalah wujud komitmen dalam menumbuhkan semangat entrepreneurship, kemandirian, dan karakter unggul agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan.
2. Bapak Dr. Aldon MHP Sinaga, S.P., M.M. (Narasumber Seminar): Dalam seminarnya, beliau menekankan bahwa esensi pendidikan entrepreneurship adalah kemandirian. Beliau mengajak siswa menggunakan pola pikir Design Thinking untuk melihat masalah sebagai peluang dan menghasilkan gagasan yang berhasil.
3. Bapak Wisnu (Diginusa): Beliau menyoroti pentingnya jejak literasi digital. Diginusa mendorong sekolah untuk membukukan ide-ide hebat siswa ke dalam jurnal ilmiah agar menjadi aset profesional dan standar bagi adik kelas di masa depan, sekaligus mengarahkan siswa menjadi seorang technopreneur.
4. Ibu Erina Manik (Dinas Pendidikan Kota Medan): Beliau memberikan apresiasi tinggi dan menyebut Ignasius Group sebagai satu-satunya sekolah di Medan yang fokus pada kurikulum entrepreneurship. Beliau menekankan konsep “Dua Sayap”, di mana kesuksesan anak bergantung pada keselarasan dukungan antara sekolah dan keluarga di rumah.
5. Suster Gaudensya Sihaloho, KSSy (Ketua Yayasan Seri Amal): Kehadiran Suster Gaudensya memberikan landasan spiritual yang kuat bagi seluruh rangkaian acara. Beliau memimpin doa Angelus tepat pada pukul 12.00 WIB, mengingatkan bahwa integritas seorang entrepreneur harus senantiasa berakar pada iman dan penyertaan Tuhan.
Implementasi Kurikulum yang Berkelanjutan
Kegiatan SEC ke-10 ini merupakan bagian tak terpisahkan dari kurikulum entrepreneurship Ignasius Group yang berbasis proyek (Project-Based Learning). Melalui tantangan nyata—seperti riset mesin tanpa awak pengangkut sawit yang dipaparkan Bapak Aldon—siswa dilatih untuk memiliki daya tahan, berpikir kritis, dan mampu berkolaborasi secara global.
Acara ditutup dengan berbagai penampilan seni, mulai dari tari-tarian hingga drama teater dari unit SMP yang membawa pesan anti-perundungan (anti-bullying), mempertegas bahwa keberhasilan seorang entrepreneur tidak hanya terletak pada kecerdasan, tetapi juga pada kemanusiaan dan integritas.
Sampai jumpa di Stignas Entrepreneurship Competition ke-11!
